cover


Pernah dengar  “jangan melihat buku dari covernya” ? Awalnya aku nggak terlalu yakin bahwa kalimat itu benar~ well~ awalnya aku berfikir bahwa semua hal pasti bisa dilihat dari cover / tampilan luarnya~
contohnya , ketika di toko buku untuk membeli novel , pasti yang membuat mata tertuju adalah novel yang bercover menarik. Novel yang bercover tidak menarik tidak terlalu membuat aku ‘penasaran’.
Tapi persepsi orang pun bisa saja berubah ketika fakta didepan mata. Aku pernah meminjam sebuah novel yang menurutku sangat amat menarik , tapi ternyata isi buku tersebut sangat TIDAK menarik dan membuat bosan. Pernah juga aku meminjam sebuah novel yang covernya sangat membosankan dan terkesan monoton , tapi setelah aku membacanya diawal bab aku langsung menyukai buku tersebut. Dan aku berfikir , salah satu dari kejadian tersebut pernah terjadi didalam kehidupan kalian~ atau mungkin kedua-duanya?
Dari hal yang sebenarnya sepele itu , persepsi ku tentang kalimat “jangan melihat buku dari covernya”  berubah. Aku sangat setuju dengan kalimat tersebut. Segala hal dari luar lebih gampang untuk menipu.
Jadi~~ bagaimana? Pilih mana? Cover bagus tapi isi jelek atau cover jelek isi bagus ?? hidup adalah pilihan ;;)
Ohh yaa~ kalau aku pilih cover jelek tapi isi bagus, bukankah yang kita cari adalah isi yang membuat kita kita terhibur ketika membacanya? Apa guna cover? Cuma pemanis saja ;D

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar